
Sarjana2 Barat, Atheis, Secular selalu menghubungkan antara perayaan PAGAN dewa MATAHARI Romawi dengan Perayaan NATAL dihubungkan pula dengan hari MINGGU (des Solis) dalam hari Romawi sebagai hari Matahari....
PAGAN says :
Natal bukanlah budaya Jemaat Kristen mula-mula dari abad ke 1 tetapi merupakan adopsi dari perayaan PAGAN romawi dan Natal mulai dirayakan sekitar abad ke 3. Tanggal 25 desember merupakan titik dimana matahari akan lebih pannjang bersinar dari hari lainya sehinga ditetapkan sebagai hari penyembahan dewa MAtahari . Budaya ini mulai diperkenalkan oleh Kaisar Aurelian yang menyatakan dirinya pun Sol Invictus (tak Terkalahkan) dan menjadi dewa WAJIB bagi warga Romawi.
point pemikiran PAGAN scientis
1. karena ada surat Bapa Gereja yang menyatakan "Kelahiran Yang Tak terkalahkan" Natalis Invictus untuk merujuk kelahiran Yesus mirip Sol Invictus
2. 25 desember tidak pernah dirayakan dalam gereja abad 1 M
3. menurut Injil, secara iklim Yesus lahir di Musim Semi bukan dingin.
4. Budaya merayakan kelahiran ditak DIKENAL dalam budaya YAHUDI.
5. Kurangnya bukti surat2 bapa2 gereja yang menunjukan budaya Natal..
6. Hubungan antara Yesus sebagai penerang (cahaya) dengan dewa Matahri yang menerangi, umat kristen sering menyebut YESUS sebagai TERANG dunia.
Mereka BerBANGGA dengan analisi Ilmiahnya.. seolah keYAKINan yang sbenarnya..
kita lihat, tipu muslihat nya:
1. Kita semua tahu dewa2 Wajib Romawi = Yunani dimana Zeus (Jupiter), Poseidon (Uranus), Hades (pluto), Artemis (venus) di sembah ,dan dari dewa2 ini ada cerita yang saling menymbung dimana zeus, poseidon dan hades bersaudara membunuh ayahnya sendiri. dan dewa MATAHARI bukanlah dewa tertinggi yang bangsa Romawi melainkan ZEUS (JUPITER) tetapi seolah2 Yesus ingin disamakan dengan dewa PAgan Matahari, sehingga mereka mengatakan DEWA MATAHARI adalah dewa TErtinggi yang disembah orang2 ROMAWI
2. Ternyata dewa matahari bukanlah dewa pribumi romawi, merupakan dewa yang dibawa dari Persia yaitu Mitrash pada abad ke 3 jadi mana mungkin menjadi dewa yang Terutama apabila dewa asing.
3. Aurelian menyatakan dirinya Dewa Matahari, karena memang budaya tiap kaisar romawi untuk menyatakn dirinya Dewa, dan Aurelian memilih dewa Matahari dan menyebutkan Sol Invictus, jadi apabila berganti kaisar maka dewa utama pun berubah.
4. Kaisar Julian (kaisar Pagan terakhir Romawi) memprediksikan perayaan Sol Invictus di akhri desember, menujukkan kalau hari dewa Matahari bukanlah TETAP di 25 desember(tetapi berubah terus ), terbukti pula dengan penlitian sekarang yang menujukkan kalau winter solstice itu selalu berubah 20 / 21 desember.... http://en.wikipedia.org/wiki/Winter_solstice . Jadi kalau pernyataan 25 desember adalah hari penyembahan dewa Matahari TIDAK SELALU / SALAH. terbukti 20 / 21 desember, ini akal2 an profesor2 PAGAN
5. Dewa Matahari katanya Populer abad ke 2 dan 3 dimana orang kristen mula-mula mendapat pengaruh dari populernya dewa matahari. ANEH nya satu pun tidak ada KUil/Patung/cerita mengenai dewa matahari saat itu di ROMA sebagai pusat Romawi, peninggalan nya sangat minim diantaranya koin zaman aurelian terdapat gambar aurelius yang diserupakan dengan dewa matahari (seperti patung liberty) dan relief di anatolia Turkei. apabila begitu populernya mengapa tidak ada bukti peninggalan lainya. Gambar coin : http://www.cointalk.com/attachments/64398d1261770766-630px-disc_sol_bm_gr1899_12-1_2.jpg
Jelas sekali sarjana2 PAGAN ini ingin mendistorsikan ajaran Natal yang sebenarnya dengan meNYISIPkan budaya2 PAGAN, menghubungkan Yesus dengan Dewa Matahari, Menghubungkan Natal sebagai perayaan dewa Matahari, PADAHAL Natal sangat YAHUDI, KRISTIANI dan ALKITABIAH...
1. Kelahiran Yesus diRAYAKAN bahkan sejak kelahiranya di kandang domba, ketika para gembala dan orang2 MAJUS datang merayakan kelahiran Mesias. baca Matius 2:1-12 dan Lukas 2:6-20
2. Perayaan Hannukah (perayaan Cahaya/penerangan) yang dilakukan orang2 YAHUDI untuk merayakan dibangun kembali nya BAIT SUCI (khanisah) di Jerusalem, hanukah ini tanggal 25 Kislev/ (november-desember) bahkan 2016 Hanukah dan Natal bertepatan tgl 25 des.
3. 3 Perayaan Yahudi yang Sama dengan Kristen adalah Pesakh bulan 14 Nisan (Paskah Maret-April), Shavuot bulan6 shivan (Pentacosta 50 hari paskah), Hannukkah 25 kislev (Natal 25des-6jan)
4. Perayaan Natal dirayakan 25 des- 6 Januari.. dimana terjadi selang pergantian waktu menurut penanggalan Gregorian yang KHUSUS dibuat untuk penanggalan KRISTEN. Jadi setiap 2 minggu sebelum dan sesudah TAHUN yg BARU (pergantian Tahun) lah NATAL itu. Jadi karena tidak diketahui Pasti tanggal berapa Yesus Lahir maka Gereja bersepakat merayakan Natal saat Pergantian TAHUN
Mungkin diatas bisa menJAWAB...
Banyak orang Kristen ditanya, kenapa kamu merayakan Natal 25 desember lalu padahal di ALKITAB tidak ada. Lalu menjawab, itu sebenranya budaya Pagan, lalu diadopsi keKristenan, sebenarnya merayakan kapanpun boleh tetapi karena kebiasaan jadi kami merayakan 25 desember.. ah ini sih KLISE, dan pengetahuanya dia dapat PASTI bukan dari Gereja dia dapat dari Profesor2 PAGAN, dan berpikir Instan......
KAlau saya menjawab, owh karena YSEUS sendiri lahir dirayakan dengan Sukacita oleh para MAjus dan Gembala bahkan para MAlaikat, dan Natal itu bukan saja 25 des tetapi 25 des - 6 jan (tiap pergantian waktu) inilah sebagai tanda PERJANJIAN yang BARU seperti HANUKKAH orang YAHUDI merayakan 25 kislev (nov-des) dimana mereka meRAYAKAN dibangun NYA KEMBALI bait ALLAH yang BARU yang ke2 (atau mereka sebut juga hari penCERAHAN/CAHAYA)
Apakah Hubungan NATAL dan HANUKKAH
1. Hanukkah sebagai Hari Baru dimana Bait sUCI yANG hancur DIBANGUN keMBALI
2. Orang Yahudi Kembali mengenal ALLAH nya dengan berIbadah di Khanisah (Bait Suci) sejak pembuangan Babil
3. Hanukkah sebagi Harapan Baru KeBEBASAn dari penjajahan Babil....
4. Hanukkah sebagai waktu pencerahan bangsa YAHUDI, bahwa ALLAH menyelematkan mereka dari Babil
Lalu NATAL
1. NATAL sebagai awal dari Jalinan Hubungan ALLAH dan MANUSIA
2. NATAL sebagai Harapan baru Kebebasan dari DOSA
3. orang KRISTEN mengenal ALLAH nya dengan kelahiran PUTRANYA, YESUS...
4. NATAL sebagai waktu TERANG itu hadir sebagi penyelamatan oleh ALLAH
apakah LEBIH MASUK AKAL apabila 25 desember NATAL merupakan adopsi dari BUDAYA HANUKKAH YAHUDI 25 Kislev.
sePENTING itukah NATAL, karena NATAL adalah sebagai wujud AWAL NYATA CINTA ALLAH akan MANUSIA, merelakan FirmaNYA menjadi MAnusia... kapan pun boleh Natal dirayakan, tetapi Jangan mengHINA NATAL 25 desember sebagai NATAL budaya PAGAN... karena ITU semua PALSU dan TIPU muslihat orang Secular, Pagan, New AGe dan Atheis..